8 Tempat Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi di Kota Medan - Travenusa

Post Top Ad

Selasa, 20 Juni 2017

8 Tempat Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi di Kota Medan

Travenusa.com - Kota Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya. Kota Medan merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Utara dan juga merupakan salah satu kota penting di Indonesia, khususnya Indonesia Bagian Barat.
Medan adalah kota multietnis yang mana penduduknya terdiri dari orang-orang dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda-beda. Selain Melayu sebagai penghuni awal, Medan didominasi oleh etnis Jawa, Batak, Tionghoa, Mandailing, dan India. Mayoritas penduduk Medan bekerja di sektor perdagangan, sehingga banyak ditemukan ruko di berbagai sudut kota. Di samping kantor-kantor pemerintah provinsi, di Medan juga terdapat kantor-kantor konsulat dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, dan Jerman. ( Wikipedia ).
Selain sebagai kota perdagangan, Kota Medan juga memiliki banyak tempat - tempat menarik untuk dikunjungi untuk sekedar bersantai, menyantap kuliner maupun wisata religi. Berikut 8 Tempat Wisata yang Wajib Kamu Kunjungi di Kota Medan yang penulis rangkum buat kamu yang doyan jalan - jalan.


1. Istana Maimun
Istana Maimun adalah istana Kesultanan Deli yang merupakan salah satu ikon kota Medan, Sumatera Utara, terletak di Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun. Didesain oleh arsitek Italia dan dibangun oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Al Rasyid. Pembangunan istana ini dimulai dari 26 Agustus 1888 dan selesai pada 18 Mei 1891. Istana Maimun memiliki luas sebesar 2.772 m2 dan 30 ruangan. Istana Maimun terdiri dari 2 lantai dan memiliki 3 bagian yaitu bangunan induk, bangunan sayap kiri dan bangunan sayap kanan. Bangunan istana ini menghadap ke utara dan pada sisi depan terdapat bangunan Masjid Al-Mashun atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid Raya Medan.
Istana Maimun menjadi tujuan wisata bukan hanya karena usianya yang tua, namun juga desain interiornya yang unik, memadukan unsur-unsur warisan kebudayaan Melayu, dengan gaya Islam, Spanyol, India dan Italia. Namun sayang, tempat wisata ini tidak bebas dari kawasan Pedagang kaki lima.


2. Masjid Raya Medan
Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al Mashun merupakan sebuah masjid yang terletak di Medan, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Pada awal pendiriannya, masjid ini menyatu dengan kompleks istana. Gaya arsitekturnya khas Timur Tengah, India dan Spanyol. Masjid ini berbentuk segi delapan dan memiliki sayap di bagian selatan, timur, utara dan barat. Masjid Raya Medan ini merupakan saksi sejarah kehebatan Suku Melayu sang pemilik dari Kesultanan Deli (Kota Medan).

3. Merdeka Walk
Merdeka Walk adalah sebuah pusat kuliner di Medan, ibukota Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Lokasinya di pusat kota Medan, di dalam Lapangan Merdeka. Tempat ini dikenal sebagai tempat nongkrong yang menyediakan pusat makanan, hiburan, hingga arena pertunjukan. Merdeka Walk dibuka setiap hari Minggu hingga Jumat mulai pada pukul 11:00-00:00 dan Sabtu dari pukul 11:00-02:00.

Sebagai pusat makanan, puluhan gerai makanan tersedia di sini. Mulai dari dari makanan Barat, makanan Asia sampai makanan khas Medan. Selain menyediakan hidangan dalam berbagai menu, Merdeka Walk juga menyediakan satu spot yang nyaman dengan keasrian pepohonan bernama Center Piece.
Tempat ini biasanya diisi berbagai hiburan seperti live music, acara untuk keluarga dan ajang kreativitas anak muda, seperti band performance, rap, breakers, dan hiburan lainnya di Center Piece.
4. Graha Maria Annai Velangkanni

Sekilas mata memandang , bangunan Gereja Katholik ini terlihat seperti kuil - kuil di India. Gereja ini memang terinspirasi dari kuil - kuil di India dan menyajikan keindahan arsitektur yang sangat indah dan fotogenik. Gereja Katholik ini dibangun oleh Pastor James Bharataputra dan dibuka pada tahun 2005.  Gereja ini beralamat di Jl. Sakura III No. 7, Perumahan Taman Sakura Indah, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Tj. Selamat, Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara 20135.

5. Tjong A Fie
Bangunan kediaman Tjong A Fie berada di Jalan Ahmad Yani, Kesawan, Medan, yang didirikan pada tahun 1900, saat ini dijadikan sebagai Tjong A Fie Memorial Institute dan dikenal juga dengan nama Rumah Tjong A Fie. Rumah ini dibuka untuk umum pada 18 Juni 2009 untuk memperingati ulang tahun Tjong A Fie yang ke-150.

Rumah ini merupakan bangunan yang didesain dengan gaya arsitektur Tionghoa, Eropa, Melayu dan art-deco dan menjadi objek wisata bersejarah di Medan. Di rumah ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah kehidupan Tjong A Fie lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya serta mempelajari budaya Melayu-Tionghoa.

6. Restoran Tip - Top
Tip Top Restaurant, Lunch room, Bakery and Cake Shop pertama kali berdiri pada tahun 1929 di Jalan Pandu dengan nama Restoran Jangkie, sesuai dengan nama pemiliknya. Kemudian pada tahun 1934 pindah ke Jalan Kesawan dan berganti nama menjadi Tip Top Restaurant. Dulu hingga sekarang, kawasan Kesawan merupakan pusat bisnis dimana banyak kantor pemerintahan perusahaan asing yang berlokasi disini. Pengaruh penjajahan Belanda berdampak pada konstruksi dan gaya interior yang masih dikonservasi hingga saat ini.

7. Rahmat Gallery and Wildlife Museum
RAHMAT ” International   Wildlife  Museum &  Gallery satu – satunya  di Asia yang memiliki koleksi  ± 2000 species  dari   berbagai Negara mulai dari yang kecil hingga yang   terbesar sesuai   dengan habitatnya.  Sebagian koleksinya merupakan hasil berburu konservasi International oleh pendirinya, telah diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Republik Indonesia Bapak Prof. Dr. Juwono Sudarsono, MA pada tanggal 14 Mei 1999.

Karena besarnya minat masyarakat  atas keberadaannya, maka dilakukan perluasan bangunan yang lebih luas  sehingga semakin lengkap dengan luas gedung ±3000 m2 dan diresmikan oleh Presiden RI Bapak DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono, MA pada tanggal  13 November 2007 .

8. Gedung Balai Kota
Gedung Balai Kota Lama Medan adalah bangunan kolonial yang terletak di Jalan Balai Kota, Medan, Sumatera Utara.
Gedung ini dibangun pada masa Hindia Belanda tahun 1908 oleh Hulswit & Fermont dan direnovasi tahun 1923 oleh Eduard Cuypers (sepupu Pierre Cuypers), arsitek bangunan kolonial ternama lainnya di Hindia Belanda.

Gedung Balai Kota merupakan kilometer nol di Medan. Gedung ini awalnya dibangun untuk De Javasche Bank (sekarang Bank Indonesia), lalu dibeli oleh pemerintah kota Medan.[2] Loncengnya disumbangkan oleh Rumah Tjong A Fie pada tahun 1913.
Gedung Balai Kota ini kini menjadi bagian dari kompleks hotel dan perkantoran Grand Aston City Hall Medan, dan kini difungsikan sebagai restoran.

Demikian 8 Tempat Wisata di Medan yang bisa kamu kunjungi. Jangan lupa bagikan kepada teman - teman anda melalui link share ke media sosial dibawah ini.

Post Bottom Ad